Mari Mengenal Lebih Dekat Ensiklopedia Lingkungan Rancangan Mahasiswa IPB

Mari Mengenal Lebih Dekat Ensiklopedia Lingkungan Rancangan Mahasiswa IPB

Mari Mengenal Lebih Dekat Ensiklopedia Lingkungan Rancangan Mahasiswa IPB

Dengan harapan kepedulian anak muda semakin meningkat terhadap lingkungan, seorang pemuda bernama Muhammad Murtadha Ramadhan membuat sebuah aplikasi berupa ensiklopedia lingkungan yang dilengkapi fasilitas realitas tambahan.

Sama halnya dengan ensiklopedia akhir zaman yang menjadi bahasan menarik saat ini, aplikasi atau software ensiklopedia lingkungan yang dirancang oleh Ado, panggilan akrab pria berusia 19 tahun ini juga tak kalah menarik untuk dijadikan sebagai bahasan di zaman yang semakin modern ini.

Pada kesempatan saat bertemu media beberapa waktu lalu, Ado mengaku bahwa aplikasi tersebut masih bersifat rancangan atau masih di tahap prototipe. Tetapi, ia berharap bahwa aplikasi tersebut bisa ia rilis baik di App Store maupun Play Store di waktu dekat ini.

Aplikasi yang membawa Ado meraih gelar mahasiswa berprestasi atau mapres di Institut Pertanian Bogor ini merupakan sebuah aplikasi berbasis games dan ensiklopedia. Dalam aplikasi tersebut, pengguna akan dapat menemukan fitur seperti marker card dan juga realitas tambahan agar dapat mengoperasikan aplikasi tersebut.

Berbeda dengan buku ensiklopedia akhir zaman yang mungkin belum tersedia untuk platform smartphone, aplikasi ini nantinya akan menyasar pengguna smartphone. Bahkan, pengguna akan merasakan seperti sedang menggunakan aplikasi atau game semacam Pokemon Go.

Jadi, saat pengguna mengarahkan kamera smartphone mereka ke marker card, maka pada layar kamera akan memancarkan obyek 3D. Karena itulah Ado mengatakan bahwa aplikasi rancangannya mirip dengan Pokemon Go. Akan tetapi, dalam aplikasi ini Ado masih belum menggunakan geo tag location.

Ado sendiri mengaku bahwa ia mendapatkan inspirasi membuat ensiklopedia yang tak kalah menarik dari ensiklopedia akhir zaman ini dari LPK Tepi Sawah yang merupakan sebuah lembaga pengabdian masyarakat yang dibentuk oleh Himpunan Mahasiswa IPB khususnya jurusan Ilmu Komputer, yang juga merupakan program studi yang diambilnya.

Alasan Ado mengambil isu lingkungan sendiri karena ia merasa bahwa kepedulian masyarakat terhadap lingkungan yang perlu ditingkatkan. Lalu ia menghubungkan isu tersebut dengan biodiversitas tumbuhan yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia ini.

Dengan adanya rancangan ini, Ado berharap aplikasi tersebut dapat dikembangkan dan selanjutnya dapat memberi manfaat serta dampak positif yang luas pada seluruh masyarakat di Indonesia khusunya mereka para generasi muda.

Pada kesempatan tersebut, Ado juga menceritakan bahwa dirinya memilih belajar ilmu komputer karena disini lah ia bisa menyalurkan minatnya dibidang TI atau teknologi informasi. Dan disinilah ia berhasil meraih sejumlah prestasi baik yang bersifat nasional ataupun internasional.

Bukan hanya memperhatikan ensiklopedia akhir zaman saja, Ado telah menjadi perwakilan di berbagai kegiatan seperti Model United Nation 2015 yang diselenggarakan di Munster University dan Student Mobility yang diselenggarakan di Universiti Putra Malaysia. Bukan hanya itu, ia juga meraih posisi tiga dalam APEC Edutainment Exchange Program yang diselenggarakan di Korea Selatan pada 2016 lalu.

Bukan dari kalangan mampu, Putra dari bapak Anwar dan alm ibu Eni ini tak patah semangat dan terus memanfaatkan apa yang ada. Dan ia bersyukur bahwa bisa mendapatkan beasiswa dari Djarum dan juga bisa mengajar di sebuah bimbingan belajar yang bisa menambah uang saku bulanannya saat kuliah.

Cerita Ado diatas seperti halnya ensiklopedia akhir zaman tentu sangat menginspirasi bagi para generasi muda yang sedang berjuang untuk mencapai mimpinya. Keterbatasan fasilitas tentu bukan suatu hal yang harus membuat kita patas semangat, seperti halnya Ado, dalam keterbatasan ia tetap berprestasi dan membanggakan negerinya.

Baca juga artikel kami mengenai: mengenal aplikasi software komputer yang wajib di laptop

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/17/04/11/oo8yga284-mahasiswa-ipb-rancang-aplikasi-ensiklopedia-lingkungan